Kasi Pendis Kemenag Benteng: Jangan Minder Sekolah di Madrasah

Kasi Pendis Kemenag Benteng: Jangan Minder Sekolah di Madrasah

Bengkulu (Informasi dan Humas) 2/11- Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah  Rizal,S.Pd.I.,MPd mengadakan kunjungan ke Madrasah Ibtidaiyyah (MI) Sekayun Kecamatan Bang Haji guna untuk memantau  secara langsung belajar mengajar di MI tersebut.

Di era global, madrasah memiliki tantangan untuk menghasilkan lulusan yang profesional, berkarakter, beradab serta berintegritas sebagai cermin dari Islam yang ramah sesuai dengan prinsip rahmatan lil ‘alamin.   Hal ini dikatakan oleh Rizal, mengutip dari perkataan Menteri Agama Lukman Hakim Syaefuddin. Dikatakan,  sejarah telah mencatat, madrasah sebagai institusi pendidikan yang tumbuh dan berkembang jauh sebelum Indonesia merdeka ternyata hadir sebagai benteng efektif dari virus gerakan radikalisme.

“Madrasah lahir dari ribuan pejuang, profesional, dan para ahli di berbagai bidang kehidupan yang kontribusi nyatanya itu telah banyak dirasakan oleh masyarakat hingga sekarang, “ kata Rizal,  Senin (31/10/2016).

Dalam kesempatan itu Rizal langsung menuju kelas-kelas siswa untuk melihat secara langsung proses Belajar yang sedang berlangsung, dengan tetap memberikan semangat kepada siswa-siswi agar tetap semangat belajar walaupun dengan keadaan dan fasilitas yang seadanya. jangan minder sekolah di Madrasah, kita harus bangga karena tidak sedikit orang-orag besar dinegeri ini dilahirkan dari sekolah Madrasah, kata beliau kepada siswa-siswi dengan penug semangat.

“Siswa madrasah tidak boleh minder dengan siswa sekolah umum, termasuk dalam kualitas sains dan teknologi.  Prestasi dan kemajuan madrasah tidak hanya diukur dari hasil Ujian Nasional (UN), akan tetapi dilihat juga dari sejauh mana nilai-nilai sportivitas, kejujuran, dan kompetisi (fastabiqul khairat) menjadi budaya yang terinternalisasi pada seluruh warga madrasah,” pungkas Rizal.

Dia juga berpesan agar para dewan guru tetap mejaga kedisiplinan dan kerja sama dengan semua pihak demi kemajuan madrasah ini, mengingat bahwa masyarakat pasti akan menilai sebuah sekolah itu berawal dari tenaga pengajarnya, bagaimana mungkin para orang tua akan meyekolahkan anaknya pada madrasah kita jika gurunya malas masuk dan sering terlambat. Tambah Rizal.

Penulis : Bobi **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :