Kemenag Benteng: Siswa Madrasah dan Guru Dilarang Main Pokemon Go

Kemenag Benteng: Siswa Madrasah dan Guru Dilarang Main Pokemon Go

Bengkulu (Informasi dan Humas) 26/7- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah Drs. H. Ajamalus, MH, melarang kepada seluruh Siswa/siswi Madrasah dan Guru yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah untuk bermain Games Pokemon Go dan itu sudah disampaikanya kepada seluruh Madrasah se-Bengkulu Tengah.

“Kepala Madrasah dan Guru Madrasah di Benteng dapat melarang Siswa/siswi bermain Pokemon Go terkhusus disaat sedang berlangsung proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)”, sampainya.

Dikatakan oleh Ajamalus larangan juga diberlakukan untuk para Guru dan Kepala Sekolah serta seluruh jajaran yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah termasuk Kepala KUA dan Staf apa lagi Guru sebagai fablik figur bagi Siswa sekolah, hal ini untuk menjaga citra dunia pendidikan di Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Jika Otak kita semakin hari diracuni dengan permainan Games seperti Pokemon Go maupun yang sejenisnya maka sel syaraf motorik otak kita dikendalikan terus oleh Game tersebut”, jelasnya.

Para siswa semestinya fokus belajar saja dan guru fokuslah mengajar. “ Guru di tuntut untuk proaktif dalam mengawasi dan meberikan sansi tegas berupa teguran dan lain-lain pada siswa yang masih asyik disibukan dengan game tersebut”, ambungnya. Secara terpisah Kepala MA Muslim Cendikia Darul Kalam mengatakan, kepada seluruh Siswa dan guru sudah kita berikan peringatan itu dikatakannya ketika kunjungan Kepala Kemenag Benteng Ajamalus Selasa 26/07 pada pukul 08.30 Wib.

“Saya himbau sekali lagi agar jangan mengikuti trend dengan mendownload game pokemon go, karena nanti akan mengganggu konsentrasi belajar siswa bahkan menurut para tokoh Game tersebut berbahaya, tugas Guru mengajar, dan Siswa belajar” tutup Ajamalus.

Penulis : Guntur **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :