MTs.Baitul Makmur Curup Praktek Drama Tradisional

MTs.Baitul Makmur Curup Praktek Drama Tradisional

Bengkulu (Informasi dan Humas) 29/3- Sehubungan  dengan  telah  dekatnya ujian akhir siswa kelas IX MTs. Baitul Makmur Curup telah  melaksanakan ujian praktekbagi  siswa kelas IX selama satu  minggu. Di hari  terakhir siswa kelas IX melaksanakan praktek  drama yang di bimbing oleh  pengampuh mata pelajaran Bahasa Indonesia. Senin 28 Agustus 2016 merupakan  hari  terakhir ujian praktek.

Pementasan drama merupakan kegiatan yang dapat menumbuhkan jiwa kreativitas dan solidaritas siswa. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk berkreasi dan bekerjasama. Secara tidak langsung, kegiatan ini diharapkan pula dapat meningkatkan kepedulian siswa pada situasi zaman, mengiventarisasi persoalan, dan mencari jalan pemecahan secara arif dan tepat.

Pengadaan kegiatan pementasan drama musikal ini merupakan tugas yang diberikan oleh guru mata pelajaran Seni Budaya sebagai tugas praktek UAS serta sebagai salah satu upaya menumbuhkan jiwa kreativitas dan solidaritas siswa, serta menghidupkan seni pementasan drama di MTS. Baitul Makmur Curup.

Praktek  yang dilaksanakan  di  aula Islamic Center Baitul  Makmur Curup mendapat perhatian  dan  antusias dari  seluruh  civitas akademisi yang berada di bawah  Yayasan Pembangunan Masjid Agung Curup. “Naskah merupakan unsur utama dalam pementasan drama modern. Semua unsur pementasan yang digelar di atas panggung bersumber dari naskah. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan sutradara bersama pemain mengembangkan naskah lebih lanjut agar pementasan benar-benar menarik dan memikat” jelas Wuri, M.Pd guru pengajar Bahasa indonesia Mts. Baitul Makmur Curup.

Praktek  drama ini  selain  dari  implementasi materi  yang telah diajarkan  didalam kelas selama tiga tahun  mengikuti pendidikan dan pengajaran  di  MTS. Baitul Makmur curup ini  juga mengajarkan siswa-siswi untuk  bekerjasama, bekerja team menjaga kebersamaan  dalam pementasan suatu pagelaran drama, memepersiapkan  naskah, tata panggung, kostum  dan lain  sebagainya.

“Kita berharap praktek ini  bisa mengajarkan  anak-anak kita untuk  bisa menepatkan dan memposisikan  diri  mereka dimanapun  mereka berada nantinaya” Harap H.Usep Saepudin, S.Ag. M.Pd Kepala MTs. Baitul  Makmur Curup.

Penulis : Fariq **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :