Komisi VIII DPR RI Tinjau MAN IC Bengkulu

Komisi VIII DPR RI Tinjau MAN IC Bengkulu

Bengkulu (Informasi dan Humas)- 11/3- Rombongan Komisi VIII DPR RI yang dipimpin oleh ketua Komisi, DR.H.Saleh Partaonan Daulay, M.Ag,M.Hum,MA tinjau langsung proses pembangunan MAN IC Bengkulu yang terletak di Kabupaten Bengkulu Tengah (35 KM dari Kota Bengkulu-red), Kamis (10/3). 

Rombongan anggota Komisi VIII DPR RI tersebut seyogyanya berjumlah 11 orang, yang terdiri dari 1 Ketua dan 10 Anggota, namun karena anggota lainnya harus melakukan kunjungan ke Jambi dan Kepulauan Riau, maka yang melakukan kunjungan ke MAN IC Bengkulu berjumlah 6 anggota termasuk ketua komisi. 

Sesuai dengan jadwal kunjungan, rombongan Anggota DPR RI tersebut tiba di Bandara Fatmawati Bengkulu pukul 08:50 WIB dan langsung menuju lokasi MAN IC yang merupakan madrasah berstandar Nasional itu.

Tiba di MAN IC, rombongan yang didampingi oleh Direktur Madrasah Kemenag RI, Direktur Wakaf Kemenag RI dan Pgs.Ka.Kanwil Kemenag Bengkulu langsung meninjau gedung ruang belajar dan gedung asrama putra dan putri MAN IC Bengkulu yang rencananya pada tahun ini akan menerima 80 siswa baru. 

Usai meninjau lokasi MAN IC, rombongan langsung dibawa ke Kantor Kemenag Kabupaten Benteng untuk untuk melakukan diskusi membahas pembangunan MAN IC Bengkulu termasuk kesiapan untuk menerima Siswa Baru pada tahun 2016.

Pgs.Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Drs.H.Bustasar MS,M.Pd dalam laporannya menjelaskan pada tahun ini sudah siap untuk menerima siswa baru dan untuk melengkapi sarana dan prasana akan segera dibangun gedung dapur umum dan sarana olahraga pada tahun ini juga.

Sementara itu, dalam sambutannya DR.H.Saleh Partaonan Daulay, M.Ag,M.Hum,MA menerangkan dibangunnya MAN IC di Bengkulu mengingat Bengkulu merupakan daerah tertinggal diwilayah Barat, dan harapannya dengan adanya peningkatan kualitas pendidikan maka Bengkulu akan mampu sejajar dengan provinsi tetangga seperti Sumbar dan Sumsel. 

Selain itu, pada tahun ini juga akan dibangun asrama haji Bengkulu dan pembangunan gedung IAIN Bengkulu. "Ini merupakan bagian dari proses percepatan pembangunan di Provinsi Bengkulu,"tuturnya.

Terkait MAN IC, Ia juga menekankan beberapa hal, pertama agar segera melakukan perbaikan bagian-bagian gedung yang rusak karena tiga gedung MAN IC yang sudah berdiri saat ini masih dalam tahap pemeliharaan kontraktor. 

Kedua; dalam proses seleksi SDM maupun siswa baru hendaknya tetap memperhatikan kualitas tenaga pendidik dan kualitas siswa/i yang masuk MAN IC sehingga diharapkan lulusan MAN IC benar-benar memiliki kualitas yang baik. 

Terakhir yang menjadi perhatian serius anggota DPR RI yaitu penempatan gedung asrama putra dan putri yang berdampingan yang hanya berjarak 5 M agar segara dibangun sekat atau alternatif lainnya membangun asrama yang baru yang berjauhan dengan asrama putra.

"Kalau asramanya berdekatan seperti ini, bisa bahaya, segera cari solusi untuk masalah ini atau segera bangun gedung asrama lain yang berjauhan," ujarnya. 

Penulis : Jaja **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :