Jelang Pemeriksaan Kesehatan, Kemenag Lebong Galar Pertemuan Bersama JCH

Jelang Pemeriksaan Kesehatan, Kemenag Lebong Galar Pertemuan Bersama JCH

Bengkulu (Informasi dan Humas) 11/3- Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong Drs. H. Tasri MA melalui Kasi Haji dan Umroh Kantor Kemenag lebong Drs. Kusairi B lakukan persiapan pemeriksaan kesehatan CLH Kabupaten Lebong tahun2016 di Aula Kantor Kemenag lebong pda Hari Selasa (08/03)

Dihadapan 73 CJH Kabupaten Lebong Ia mengatakan bahwasanya berdasarkan jadwal yang telah diterima dari kepala Dinas Kesehatan kabupaen Lebong tentang jadwal pemeriksaan CJH Kabupaten Lebong tahun 2016 M. 1437 H. pemeriksaan pertama mulai tanggal 1 Maret s/d 30 April 2016 bertempat di Puskesmas Muara Aman bagi CJH yang berdomisili di kecamatan Lebong Atas,Lebong Utara, Amen, Lebong Tengah danLebong Sakti.

Sedangkan yang berdomisili di diwilayah kecamatan Bingin Kuning, Lebong Selatan, Rimbo Pengdang, dan Topos pemeriksaan pkesehatan pertama di lakukan di Puskesmas Tes kecamatan Lebong Selatan. 

“Dimohon untuk pengumpulan Fotocopi KTP 1 lembar beserta Pas Photo 4x6 warna 4 lembar untuk keperluan pengisian Buku Kesehatan Jemaah Haji, dan untuk jadwal vaksin Mininggitis diharapkan mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan karena berpengaruh pada keepektipan paksin” jelas pria yang biasa di sapa pak Kusairi itu.

Sementara itu Kasubbag TU Kemenag Lebong H. Olik Nurholik S. Ag dalam sambutannya mewakili Ka Kemenag Lebong yang berhalangan hadir, mengatakan pemeriksaan kesehatan ini sangat perlu di lakukan bagi CJH kareana pelaksanaan ibadah haji ini membutuhkan kesehatan jasmani yang menunjang untuk terlaksanaya ibadah. 

“Kalo badan tidak sehat tentunya nanti rangkaian ibadah haji akan tertingal, yang mengakibatkan berkurangnya kualitas ibadah haji kita bahkan kemungkinan ibadah hajinya batal," Tutur pak Haji yang tahun 2015 menjadi ketua kloter 7 padang ini.

Ia juga menambahkan ketika pemeriksaan kesehatan semua jemaah haji kabupaten lebong harus jujur tentang riwayat penyakit yang telah di derita apalagi kalau penyakitnya berat, jangan ada yang di sembunyikan, karena ini akan membawa dampak buruk bagi CJH yang bersangkutan ketika melaksanakan ibadah haji. “Kalau kita jujur tentang penyakit yang telah diderita tentunya pihak kesehatan akan mempersiapkan segala sesuatunya untuk kebaikan CJH itu sendiri” tutur H. Olik 

Penulis : Bibin **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :