MIM 10 Karang Anyar Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

MIM 10 Karang Anyar Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Bengkulu (Informasi dan Humas) 18/1- Hari Jum’at 15 Januari 2016 MIM 10 Karang Anyar Curup Rejang Lebong menagadakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.Tahun 1437 H. Pelaksanaan acara Maulid Nabi tersebut dilaksanakan sekitar pukul 08.00 Wib di ruang kelas sampai pukul 10.30 WIB.

Acara ini dilaksanakan dengan sederhana,walaupun dengan sederhana tetapi acara ini sangat meriah bagi siswa,karena sebelum acara tersebut dimulai siswa-siswi masing-masing kelas menyanyikan lagu Nasyid yang dipimpin oleh Wali kelasnya,kemudian ada juga acara hiburan Group Robana MIM 10 Karang Anyar Curup R/L.

Acara tersebut dimulai dengan acara pembukaan,Pembacaan ayat-ayat Suci Al-Qur’an,Pembacaan. Sholawat Badriyah,Kata sambutan dari kepala MIM Karang Anyar yakni Ibu Yusmiati,S.Pd.I.Dalam kata sambutannya beliau mengucapkan rasa terimakasi kepada dewan guru yang telah mengatur acara tersebut sehingga acara dapat terlaksana dengan baik,dan mengucapkan perrmintaan mohon maaf kepada guru-guru dan siswa,karena acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW terlambat dilaksanakan sehubungan banyaknya kegiatan saya sebagai kepala baik di dalam Madrasah maupun di luar Madrasah di bulan Januari 2016 ini.

Di samping itu juga beliau menyampaikan bahwa penceramah kita pada hari ini adalah guru MIM 10 Karang Anyar itu sendiri,sekali-kali kita coba memanfaatkan potensi guru-guru yang ada di sekolah kita ini,biar guru-guru kita di sini bisa berkembang potensi yang dimilikinya,untuk meningkatkan pengetahuan.

Kemudian dilanjutkan dengan acara Ceramah Agama tentang Uraian Peingatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Yang disampaikan Oleh Bapak Jumadi,S.Pd.I selaku guru SKI MIM 10 Karang Anyar.

Dalam Ceramah Agama yang disampakannya dapat kita ambil hikmahnya antara lain : Dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kita dapat mencontoh prilakunya Nabi Muhammad SAW,seperti cara berpriaku yang baik berbicara lemah lembut dengan guru,orang tua,teman dan kepada siapapun. Kita juga tidak boleh berkata kasar, sombong,angkuh,juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Disamping itu juga Bapak Jumadi.S.Pd.I menyampaikan bahwa Nabi Muhammad sejak kecil sudah menjadi yatim piatu, ayah dan ibunya meninggal dunia,kakeknya yang tersayangnya meninggal dunia ,anak-anaknya dan sampai dengan istri yang tercintanya juga meniggal dunia,tetapi Nabi Muhammad tidak pernah putus asah,mala beliau selalu gigih dan tabah menghadapi cobaan itu dengan tabah dan sabar.Menyiarkan ajaran Islam di muka bumi ini tidak lain tidak bukan hanyalah demi kecintaannya kepada Allah SWT dan kepada umatnya. Walaupun banyaknya rintangan dan cobaan yang beliau hadapi namun beliau tadak pernah putus asah dan selalu tabah dan sabar.Dengan tabah dan kesabaran utulah yang perlu kita contoh dari prilaku Rasulullah SAW.

Penulis : Jumadi,S.Pd.I **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :