Ka.Kanwil Kukuhkan Pemenang KUA Teladan, KS, Masjid Teladan, Musabaqah Baca Kitab dan LKTI

Ka.Kanwil Kukuhkan Pemenang KUA Teladan, KS, Masjid Teladan, Musabaqah Baca Kitab dan LKTI

Bengkulu (Informasi dan Humas) 7/8- Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr.H.Suardi Abbas, SH,MH kukuhkan pemenang KUA Teladan, Keluarga Sakinah teladan, Masjid Teladan, Musabaqah Baca Kitab dan Lomba Karya Tulis Ilmiah bagi Penghulu, Kamis (6/8). 

Pengukuhan yang dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Bengkulu, Kepala Kemenag, Kepala KUA dan seluruh pejabat dilingkungan kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu itu dimulai pukul 09:00 WIB dengan diawali pembacaan SK pemenag lomba. 

Kepala Bidang Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Bengkulu, Drs.H.Herman Yatim,MM dalam sambutannya sebelum pembacaan surat keputusan mengatakan para pemenang lomba yang akan diumumkan merupakan hasil seleksi yang cukup ketat dari sepuluh Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu. 

"Pemenang ini adalah hasil seleksi yang telah kami lakukan bersama para dewan juri dan untuk mendapatkan para pemenang yang benar-benar berkualitas kami harus keluar masuk kampung," paparnya. 

Kemudian, Herman yatim juga meingatkan kepada kepala KUA untuk tidak lagi main-main dalam menjalankan tugas, karena saat ini teknologi informasi tidak bisa dipisahkan dengan pelayanan di KUA.

"Seluruh kepala KUA harus melek teknologi, apalagi sekarang sudah ada Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) yang kedepan akan langsung diintegrasikan dengan Sistem Informasi Data Kependudukan milik Kementerian Dalam Negeri," tambahnya. 

Usai menyampaikan sambutan, menurut Herman Yatim berdasarkan hasil penilaian pemenag KUA Teladan, Juara 1 diraih oleh KUA Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Mukomuko, Juara II KUA Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan dan Juara III diraih KUA Kecamatan Muara Sahung Kabupaten Kaur.

Pemenang Keluarga Sakinah Teladan Juara I diraih oleh pasangan dari Kabupaten Kaur dan disusul oleh pasangan dari Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Bengkulu Tengah. 

Selanjutnya pemenang Masjid Teladan tingkat Provinsi Bengkulu pada bidang Idarah diraih oleh Masjid Al Falahul Azhar Kota Bengkulu, juara II Masjid Jami'atul Khair Kabupaten Bengkulu Tengah dan Masjid Darussalam Kabupaten Kepahiang. 

Pada bidang Imarah, juara I diraih oleh Masjid Jami'atul Mukhllisin Kabupaten Mukomuko, Juara II diraih Masjid Darul Muttaqin Kabupaten Kaur dan Juara III diraih Masjid Nurul Islam Kabupaten Bengkulu Selatan. Bidang Ri'ayah Juara I diraih Masjid Taqwa Kabupaten Rejang Lebong, Juara II diraih masjid Nurul Falah Kabupaten Bengkulu Utara dan Masjid Al-Muttaqin Kabupaten Lebong.

Sementara itu pada cabang Musabaqah Baca kitab juara I diraih Oleh Timsar Siregar, S.HI Utusan dari Kabupaten Mukomuko, Juara II diraih Hamid Muhakkam, S.HI utusan dari Kabupaten Bengkulu Utara dan Juara III diraih Rohidin, S.Ag Utusan dari Kabupaten Lebong. 

Terakhir pada cabang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Juara I diraih oleh Sigit Susanto, S.Sos.I utusan Kabupaten Bengkulu Utara, Juara II Bulkis, S.THi utusan dari Kabupaten Rejang Lebong dan juara III diraih Mikratul Aswad, S.HI utusan Kabupaten Bengkulu Tengah.

Usai mengukuhkan dan menyerahkan piagam penghargaan para pemenang, Suardi Abbas dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para memenang dan ia berharap kepada para pemenang agar meningkatkan prestasi kerja dan pelayanan kepada masyarakat dan berharap kepada pemenang dapat mewakili Bengkulu dan bersaing di tingkat Nasional.

Ia juga mengingatkan kepada kepala KUA agar bekerja secara serius, apalagi saat ini para kepala KUA sudah menerima tunjangan kinerja yang tentunya harus dibarengi dengan peningkatan kualitas kerja pula. 

"Tingkatkan kinerja, jangan lagi bermalas-malasan dan saya tidak segan-segan memberikan punishment kepada para kepala KUA yang tidak melaksanakan tugas dengan baik," ujarnya. 

Selain menyinggung kinerja kepala KUA, Ka.Kanwil juga menyinggung masalah sosialisasi biaya nikah yang dilakukan Kepala KUA yang belum optimal karena masih ada masyarakat yang mempertanyakan biaya nikah dan mengangap biaya nikah Rp.600.000 terlalu mahal. 

"Saya tidak akan salahkan masyarakat yang mempertanyakan biaya nikah kepada saya, tapi itu salah kepala KUA yang belum maksimal mensosialisasikan biaya nikah kepada masyarakat," ujarnya. 

Diakhir acara, Ka.kanwil juga menyerahkan reward berupa piagam penghargaan kepada Kabupaten teraktif mengupdate aplikasi SIMKAH dan SIMAS dan memberikan punishment kepada KUA yang tidak aktif mengupdate aplikasi SIMKAH dengan memberikan bendera hitam. 

Penulis : Jaja ** 
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :