Menag RI Buka Kegiatan KSM dan Aksioma Pelembang

Menag RI Buka Kegiatan KSM dan Aksioma Pelembang

Bengkulu (Informasi dan Humas) 5/8- Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin Membuka Kegiatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM), Ajang Kreasi Seni Olah Raga Madrasah (Aksioma) dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang digelar di Palembang Sport And Confention Centre (PSCC) Kota Palembang, Senin Malam (3/8).

Dalam pembukaan yang dihadiri sekitar empat ribu undangan serta 2.852 peserta lomba, juga dihadiri seluruh Ka.Kanwil Kementerian Agama di Indonesia termasuk kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr.H.Suardi Abbas,SH,MH serta beberapa pejabat eselon II Kementerian Agama RI.

Selain KSM, AKSIOMA dan LKTI, dalam acara itu juga digelar Expo Madrasah yang dilaksanakan di Komplek Stadion Jakabaring Palembang.

Dihadapan Wakil Gubernur Bengkulu, Anggota DPR Komisi 8 dan seluruh undangan yang hadir, Menag dalam sambutannya menyampaikan beberapa pesan terkait dengan penyelenggaraan KSM, AKSIOMA, LKTI dan Expo Madrasah yang akan digelar selama 5 hari di Kota Palembang. 

Pertama, Menag mengingatkan kepada seluruh peserta agar bertanding secara sportif dan senantiasa mengakui kekalahan berlapang dada jika mengalami kekalahan dan bagi yang menang agar tidak sombong dan tetap rendah hati. 

Kedua, kegiatan KSM, AKSIOMA, LKTI dan Expo Madrasah diharapkan jangan hanya dijadikan sebagai ajang berlomba tatapi lebih dari itu, ajang itu juga dapat dijadikan sebagai media silaturahmi dan meningkatkan ukhuwah Islamiyah keluarga besar Kemeterian Agama se-Indonesia.

Ketiga, agar seluruh Madrasah membentuk kembali lembaga dan kelompok belajar serta ekstrakulikuler Madrasah sehingga mampu mengasah kemampuan dan mengetahui bakat siswa Madrasah. 

Keempat, Berbanggalah menjadi siswa/i Madrasah, karena siswa/i madrasah bukan hanya memiliki kemampuan ilmu keagamaan, tetapi lebih dari itu, siswa/i Madrasah juga mampu bersaing dalam bidang sains dan olah raga sehingga muncul kader-kader intelektual dan islami serta atlet yang berlatar belakang madrasah. 

Kemudian, terakhir ia berharap Madrasah dapat menjadi benteng paham radikalisme yang dapat mengancam keutuhan NKRI. 

"Sekerang sudah saatnya untuk membuktikan bahwa Madrasah Lebih Baik dan Lebih Baik Madrasah," ujarnya. 

Diakhir sambutanya, Menag Juga mengajak seluruh undangan untuk meneriakkan yel yel “Madrasah Lebih Baik, Lebih baik Madrasah” yang disambut dengan teriakan yes..yes..ok...ok.. dari seluruh undangan.

Penulis : Jaja **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :