Kasi Pendis Kemenag Benteng Ajak Orang Tua dan Masyarakat Peduli Pendidikan

Kasi Pendis Kemenag Benteng Ajak Orang Tua dan Masyarakat Peduli Pendidikan

Bengkulu (Informasi dan Humas) 2/12- Kepala Kantor Kementerian Agama Drs. H. Ajamalus, MH melalui Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Rizal, S.Pd.I, M.Pd mengajak orang tua dan masyarakat peduli pendidikan, khususnya dalam mebangunan dan memajukan pendidikan madrasah di Kabupaten Bengkulu Tengah sebagai upaya pembentukan karakter dan moral bangsa bagi generasi muda yang akan datang.

Hal itu disampaikannya pada acara pengajian rutin di masjid Taqwa Tanjung Terdana Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah (Kamis Malam Jum’at, 27/11/2014). Pengajian yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Benteng, pengurus masjid, majelis taklim, tokoh agama, tokoh masyarakat dan jamaah masjid Taqwa itu berjalan lancar dan khitmat.

Dihadapan para jamaah Kasi Pendis Kantor Kemenag Benteng Rizal, S.Pd.I, M.Pd menjelaskan bahwa keberhasilan pendidikan, khususnya pendidikan madrasah itu bukan hanya terletak ditangan Kantor Kemenag Benteng dan dewan guru saja, melainkan sangat ditentukan oleh kepedulian dan partisipasi orang tua dan masyarakat.

Menurut Rizal, tanggung jawab pendidikan anak itu tergantung kepada tiga unsur, yaitu tanggung jawab pemerintah, tanggung jawab orang tua dan tanggung jawab masyarakat lingkungan. Ketiga unsur ini merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dan harus mewujudkan kerjasama dalam memajukan pendidikan madrasah.

Oleh karena itu Kasi Pendis mengajak kepada orang tua dan masyarakat untuk peduli terhadap kemajuan pendidikan ini, khususnya pendidikan madrasah yang merupakan lembaga pendidikan agama untuk membentuk karakter dan moral generasi bangsa dimasa yang akan datang, karena ditangan generasi mudalah estapet kepemimpinan masa depan yang lebih baik jika generasi sekarang diberikan bekal ilmu dan nilai-nilai keagamaan tegas Rizal yang disambut antusias oleh para jamaah.

Penulis : Lilisari/C **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :