Ka.Kanwil Kemenag Bengkulu Ikuti Rapat Evaluasi PIH Tahun 2014

Ka.Kanwil Kemenag Bengkulu Ikuti Rapat Evaluasi PIH Tahun 2014

Bengkulu (Informasi dan Humas) 19/11- Ka.Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, H.Suardi Abbas,SH,MH didampingi Kabid Haji dan Umroh, Drs.H.Zahdi Taher, M.HI Serta Kasubbag Inmas, H.Nopian Gustari, M.Pd.I Ikuti Rapat Evaluasi Nasional Penyelenggaraan Ibadah Haji (PIH) Tahun 1435H/2014 M, di Auditorium HM Rasjidi, Kemenag Thamrin, Selasa (18/11).

Rapat Evaluasi Haji tahun 2014 itu dibuka langsung oleh menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin (LHS) dan dihadiri Sekjen dan Irjen Kemenag, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Kepala Balitbang-Diklat, koordinator PPIH Arab Saudi, Ketua Komisi VIII DPR RI, Pimpinan Komite 3 DPD RI, perwakilan BPK, utusan Kemenhub, utusan Kemenkes, Konjen Arab Saudi, serta perwakilan Garuda Indonesia dan Saudi Airlines. Hadir juga para Pejabat Eselon II dan III Ditjen PHU, serta para Kakanwil dan Kabid Haji Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia.

Dalam sambutanya LHS mengagendakan tiga aspek reformasi penyelenggaraan haji sekaligus. Ketiganya adalah reformasi pendaftaran haij, reformasi pelayanan selama di Tanah Air, dan reformasi pelayanan jamaah selama di Tanah Suci.

“Pertama, adalah reformasi Pendaftaran haji. Kita sudah punya UU Pengelolaan Keuangan Haji, yang saat ini masih dalam masa transisi. Pendaftaran haji tidak masuk ke rekening Menteri, tapi langsung ke Badan pengelola. Ke depan, Siskohat harus lebih baik dan transparan,” demikian ditegaskan Menag LHS saat memberikan sambutan pada Rapat Evaluasi Nasional Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1435H/2014 M, di Auditorium HM Rasjidi, Kemenag Thamrin, Selasa (18/11).

Reformasi kedua, lanjut Menag, terkait dengan peningkatan pelayanan terhadap jamaah haji selama di Tanah Air. “Pembinaan dan pemahaman tentang manasik haji dan lain sebagainya, harus dicermati dan diperhatikan secara lebih baik dan detail, termasuk juga distribusi buku manasik haji,” ujar Menag. 

Adapun reformasi yang ketiga terkait peningkatan pelayanan terhadap jamaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. “Jadi sejak jamaah mendarat, beraktivitas, hingga meninggalkan Tanah Suci harus kita perbaiki (pelayanannya). Tiga hal ini akan jadi acuan kita,” tandas Menag.

Sementara itu, H.Suardi Abbas,SH,MH saat dikonfirmasi mengaku akan terus berkomitmen untuk mewujukan pelayanan terbaik kepada jamaah haji khususnya di Provinsi Bengkulu dan akan mendukung reformasi penyelenggaraan haji yang dicetuskan oleh Menteri Agama. 

"Kita akan dukung penuh reformasi penyelenggaran haji itu khususnya terkait proses pendaftaran, manasik dan pelayanan dalam pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji," ungkapnya.

Redaktur : H.Nopian Gustari 

Bagikan :