Cegah HIV AIDS, MAN Ketahun Adakan Sosialisasi

Cegah HIV AIDS, MAN Ketahun Adakan Sosialisasi

Bengkulu (Informasi dan Humas) 14/11- Siswa MAN Ketahun yang terdiri dari siswa kelas X sampai dengan kelas XII mengikuti sosialisasi tentang ancaman Human Immunodeficiency Virus ( HIV)/ Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). 

Disini para siswa diberikan informasi tentang HIV/AIDS, baik dari segi cara penularannya, pencegahan dan penanggulangan HIV itu. Hal tersebut, disampaikan oleh salah satu narasumber dari tim Kesehatan Kabupaten Bengkulu Utara disela-sela penyuluhan sosialisasi HIV/AIDS yang diadakan, Selasa (4/11/2014).

“Sosialisasi edukasi HIV dan AIDS melatar belakangi kesadaran masyarakat khususnya para siswa, akan masalah yang dihadapi dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV dan AIDS di Indonesia ini. Sebab pada usia sekolah ataupun usia remaja, sangat rentan sekali dengan tertularnya virus HIV/AIDS. Diharapkan melalui sosialisasi ini mereka akan lebih mengerti dan berhati-hati di dalam pergaulan, serta ilmu pengetahuan yang mereka terima dapat disampaikan kepada keluarga maupun masyarakat sekitarnya,”ujar Nia.

Dikatakannya, tim penyuluhan kesehatan juga melibatkan tim dari puskesmas kecamatan setempat, setiap bulan turun ke masyarakat maupun lingkungan sekolah, dengan berbagai materi kesehatan lainnya. Sasaran sosialisasi itu adalah para siswa dengan usia 15-24 tahun. Hal ini dilaksanakan karena berkomitmen untuk menyebarkan pengetahuan yang benar dan komprehensif tentang HIV dan AIDS kepada seluruh kaum muda usia 15-24 tahun, khususnya para siswa SMP PGRI- SMA Meranti.

Terpisah, Kepala MAN Ketahun, Abu Bakar, M.Pd. I mengatakan, bila pihaknya mendukung program pemerintah dalam hal ini dari Tim Kesehatan Kabupaten Bengkulu Utara melalui, puskesmas masing-masing kecamatan. Sebagai upaya pencegahan HIV dan AIDS di Kabupaten Bengkulu Utara khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Penyebar luasan tentang cara penularan juga pencegahan HIV dan AIDS bukan saja harus disampaikan pada kepada kelompok resiko tinggi, tapi juga pada masyarakat umum dan kelompok usia remaja yang rentan resiko.

“Mereka adalah generasi muda yang harus kita jaga dan kita berdayakan agar terhindar dari ancaman HIV dan AIDS. Untuk menyebarkan pengetahuan yang benar dan komprehensif tentang HIV dan AIDS kepada seluruh masyarakat baik itu kaum muda maupun orang dewasa, melalui sebuah kampanye edukasi yang akan dilaksanakan bersama lintas sektor terkait, dan pihak-pihak yang perduli,”kata Suparedy.

Dia berharap kedepan seluruh upaya ini akan berhasil jika mendapat dukungan segenap jajaran lintas sektor dan organisasi terkait yang peduli pada masa depan bangsa. Dengan dukungan ini, diharapkan kegiatan seperti sosialisasi ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

Penulis : Humas MAN Ketahun/C **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :