Ka. MTs Baitul Makmur Himbau Seluruh Siswa menggunakan Masker

Ka. MTs Baitul Makmur Himbau Seluruh Siswa menggunakan Masker

Bengkulu (Informasi dan Humas) 15/10- Menanggapi keadaan cuaca beberpa hari terakhir KA. MTs Baitul Makmur Himbau siswa untuk menggunakan masker saat beraktivitas diluar kelas. “anak-anakku, mari kita menjaga kesehatan kita, ahir-ahir ini udara kita sedang tidak bersih sebagaimana biasanya, maka untuk itu alangkah baiknya jika memakai masker saat menuju sekolah” himbauan Ka. MTs Baitul Makmur Curup dalam Upacara hari senin 13 Oktober 2014 di halaman madrasah.

Polusi udara yang merupakan kiriman dari provinsi tetangga hingga melanda kabupaten rejang lebong bengkulu menyebabkan keterbatasan jarak pandang serta mata perih. Hal ini merupakn kejadin yang sudah menjadi langganan tahunan. 

Berikut 8 gangguan gangguan kesehatan yang dapat terjadi akibat kabut asap, jelas Fauziahturahim pengurus UKS MTs. Baitul Makmur Curup :

  1. Kabut asap dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan, serta menyebabkan reaksi alergi, peradangan dan mungki juga infeksi.
  2. Kabut asap dapat memperburuk asma dan penyakit paru kronis lain, seperti bronkitis kronik, PPOK dll. 
  3. Kemampuan kerja paru menjadi berkurang dan menyebabkan orang mudah lelah dan mengalami kesulitan bernapas.
  4. Mereka yang berusia lanjut dan anak-anak (juga mereka yang punya penyakir kronik) dengan daya tahan tubuh rendah akan lebih rentan untuk mendapat gangguan kesehatan
  5. Kemampuan paru dan saluran pernapasan mengatasi infeksi berkurang , sehingga menyebabkan lebih mudah terjadi infeksi.
  6. Secara umum maka berbagai penyakit kronik juga dapat memburuk
  7. Bahan polutan di asap kebakaran hutan yang jatuh ke permukaan bumi juga mungkin dapat menjadi sumber polutan di sarana air bersih dan makanan yang tidak terlindungi
  8. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) jadi lebih mudah terjadi, utamanya karena ketidak seimbangan daya tahan tubuh (host), pola bakteri/virus dll penyebab penyakit (agent) dan buruknya lingkungan (environment).

Terlihat dari setelah hari senin banyak siswa yang mengenakan masker dan jaket saat menuju sekolah, semoga upaya pencegahan dan himabaun dari pihak sekolah bisa menjadi tahap awal kepada siswa dalam menjaga kesehatan yang dimulai dari kesadaran sendiri.

Penulis : Humas/C **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :