Pegawai Kemenag Ikuti Penyuluhan Hukum Kejaksanaan RI

Pegawai Kemenag Ikuti Penyuluhan Hukum Kejaksanaan RI

Bengkulu (Informasi dan Humas) 17/9- Pegawai Kementerian Agama Provinsi Bengkulu khususnya yang bekerja di Kanwil Kemenag Bengkulu, Kemenag Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah dan Kabupaten Seluma ikuti Penerangan dan Penyuluhan Hukum Kejaksanaan Republik Indonesia (RI) di Hotel Bumi Endah Kota Bengkulu, Selasa (17/9). 

Acara tersebut digelar oleh Kejaksanaan Tinggi Provinsi Bengkulu dengan menghadirkan beberapa narasumber dari Kanwil Kemenag Bengkulu, ketua FKUB, ketua MUI dan dari Kejaksaan Tinggi Bengkulu sebagai penyelenggara.

Adapun tema yang diangkat dalam penerangan dan penyuluhan tersebut terkait dengan bahaya berkembangnya paham Radikalisme Islamic State of Irak and Syiria (ISIS) yang akhir-akhir ini menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia. 

Dalam materinya, Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, H.Suardi Abbas,SH,MH menyatakan bahwa Kementerian Agama telah melakukan berbagai langkah serius untuk menyikapi keberadaan ISIS yang salah satunya adalah telah menggelar rakoor bersama seluruh kepala Kemenag Kabupaten/kota, ormas islam, pemuka agama dan beberapa instansi terkait. 

"Kami telah menggelar rakoor dan kami telah membuat sebuah kesepakatan untuk menolak keberadaan ISIS karena merupakan paham radikal yang tidak sesuai dengan ajaran agama islam yaitu Rahmatan lilalamin," ujarnya.

Sementara itu, salah satu narasumber dari Kejaksanaan Tinggi Bengkulu mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan intelejen dari Kejaksanan, kepolisian maupun dari Badan Intelijen Negara (BIN) hingga saat ini belum ditemukan adanya indikasi keberadaan ISIS di Provinsi Bengkulu. 

"Belum ada Indikasi Keberadaan ISIS di Provinsi Bengkulu, dan mudah-mudahan Bengkulu akan tetap aman, tentram dan damai dalam kebhinekaan," ujarnya. 

Penulis : Jaja
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :