Subbag Inmas Kanwil Kemenag Bengkulu Studi Banding ke Kalsel

Subbag Inmas Kanwil Kemenag Bengkulu Studi Banding ke Kalsel

Bengkulu (Informasi dan Humas) 5/3- Subbag Informasi dan Humas (Inmas) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu lakukan studi banding pengelolaan website ke Subbag Inmas Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (29/4).

Rombongan studi banding tersebut dipimpin langsung oleh Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, H.Suardi Abbas,SH,MH dan diikuti oleh Ka.Kemenag Bengkulu Tengah, Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Bengkulu, H.Nopian Gustari JH,S.Pd.I,M.Pd.I serta seluruh pelaksana subbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu dengan jumlah peserta studi banding mencapai 14 orang. 

Dalam kesempatan itu, rombongan studi banding berangkat menuju Kalimantan selatan pada hari Senin (28/4) dan setibanya di Kalimantan Selatan yaitu pukul 08:00 WIT langsung disambut hangat oleh Ka.Kanwil Kemenag Kalimantan Selatan,Drs. H. Muhammad Tambrin, M.MPd, Pejabat Eselon III dan Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Kalimantan Selatan, Drs.H. Hidayaturrahman, M.I.Kom dengan acara ramah tamah, penyerahan cinderamata dan diakhiri dengan acara makan bersama di Aula Kanwil Kemenag Kalimantan Selatan. 

Dalam sambutannya, Muhammad Tambrin Menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan studi banding dari Subbag Inmas Kemenag Provinsi Bengkulu, dan ia mengaku bangga Kanwil Kemenag kalimantan selatan dapat menjadi tujuan studi banding khususnya dalam hal pengelolaan website yang pada tahun 2013 lalu meraih peringkat terbaik I nasional. 

“Kami ucapkan selamat datang di Kalsel, semoga tujuan dari studi banding ini dapat terwujud dan kami persilahkan ambil semua ilmu yang ada di Subbag Inmas Kemenag Kalsel,” ujarnya sambil berkelakar.

Sementara itu, Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, H.Suardi Abbas,SH,MH berharap melalui studi banding yang dilakuan, Kanwil Kemenag Bengkulu dapat mengikuti jejak Kanwil Kalsel untuk dapat meraih yang terbaik dalam pengelolaan website sehingga dapat menumbuhkan citra positif di tubuh Kementerian Agama dan implementasi dengan UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.  

Usai melakukan pertemuan singkat, keesokan harinya rombongan yang dipimpin kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Bengkulu kembali berkunjung ke Kantor Kanwil Kemenag Kalsel untuk melakukan pertemuan dan membahas hal-hal teknis terkait pengelolaan website mulai dari teknik optimaliasi jumlah berita dan pengunjung, pengelolaan data, design website hingga pengelolaan jaringan VPN IP. 

Dalam pertemuan yang berlangsung mulai pukul 08:00 WIT hingga 12:00 WIT itu, Kasubbag Inmas Kanwil Kalsel memaparkan bahwa untuk mengoptimalkan jumlah berita website, Subbag Inmas Kanwil Kemenag Kalsel mengerakkan seluruh satuan kerja di wilayah Kalsel yang jumlahnya mencapai 200 lebih satker dengan menujuk kontributor berita di masing-masing satker.

Kemudian dalam hal pengelolaan data, dikatakanya, pihaknya juga menyebarkan form isian data dalam bentuk aplikasi online untuk dapat diunduh dan diisi oleh seluruh satuan kerja di wilayah kalsel untuk selanjutnya dioleh kembali sebagai dasar untuk pengambilan kebijakan dimasa mendatang. 

Untuk design Website, pihaknya mengoptimalkan SDM yang ada dengan memanfaatkan software photoshop yaitu software pegolahan foto dan animasi kemudian bahasa pemograman PHP untuk membangun aplikasi pendukung website tersebut. 

Dan terakhir, untuk pengelolaan Jaringan VPN IP Kementerian Agama, pihaknya saat ini memiliki bendwite 4 MB ditambah lagi dengan jaringan Speeedy dengan bendwite 6 MB, dengan Sumber Daya tersebut akses internet menurut Muhammad Tambrin hampir tidak ada masalah. 

Berdasarkan hasil studi banding itu, Nopian Gustari mengharapkan jajaranya dapat menggali ilmu yang ada di Subbag Imnas Kalsel untuk selanjutnya di implementasikan di Kanwil Kemenag Bengkulu sehingga harapan Kanwil Kemenag Bengkulu untuk menjadi yang terbaik dapat terwujud.

Kemudian, terkait dengan bandwite Jaringan internet, ia juga menghaparapkan kepada PIC Jaringan VPN IP Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu agar segera melayangkan surat kepada pusat untuk penambahan bandwite atau melakuan alternatif lain misalnya dengan penambahan jaringan speedy. 

Setelah melakukan diskusi dan sharing, rombongan studi banding juga diajak berjalan-jalan menelurusi sungai barito menggunakan perahu dan berbelanja di pusat penjualan permata dan batu akik di kota itu. 

Penulis : Jaja **Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :