Kemenag Anggarkan Dana Rp 60 M Untuk Pembangunan MANIC Kabupaten Benteng

Kemenag Anggarkan Dana Rp 60 M Untuk Pembangunan MANIC Kabupaten Benteng
Bengkulu (Informasi dan Humas) 21/8- Kementerian Agama (Kemenag) RI anggarkan dana sebesar Rp 60 M untuk pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cindikia (MANIC) di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) Provinsi Bengkulu. Hal tersebut diketahui setelah dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait rencana pembangunan MANIC di Pavilium Kementerian Agama RI, Jalan Husni Thamrin Jakarta Pusat oleh Bupati Benteng, H.Ferry Ramli, SH,MH, Selasa (20/8). Dalam penandatanganan MoU tersebut juga dihadiri langsung Menteri Agama RI, Dr.H.Suryadharma Ali, M,Si, Pejabat Eselon dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, H.Suardi Abbas,SH,MH. "Kementerian Agama telah menganggarkan dana Rp 60 M, pada tahun 2013 ini akan dimulai pembangunannya dan untuk tahap pertama Rp 11 M," kata Ferry Ramli usai penandatangan MoU. Ferry Ramli mengaku termotivasi dalam pembangunan sekolah berstandar internasional ini, mengingat di Provinsi Bengkulu hanya Kabupaten Bengkulu Tengah yang mendapatkan bantuan pembangunan sekolah MANIC tersebut. Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya mengaku bangga sebagai daerah pilihan pembangunan sekolah berstandar internaisonal dan sebagai buktinya pihaknya telah menyiapkan lahan 10 Hektare untuk pembangunan MANIC itu. "Ini merupakan suatu kebanggaaan, Benteng terpilih di Bengkulu dari 15 Provinsi di Indonesia," ujarnya. Sementera itu, Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, H.Suardi Abbas, SH,MH yang juga turut mendampingi proses penandatanganan MoU tersebut menerangkan bahwa biaya pembangunan MANIC tersebut nantinya akan disalurkan secara bertahap melalui DIPA Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu. "Saya optimis MANIC di Provinsi Bengkulu akan menjadi salah satu Madrasah favorit dan untuk itu saya akan terus mendukung dan mengawasi proses pembangunan MANIC di Kabupaten Benteng," ujarnya. Penulis : Jaja (b) Editor : H.Nopian Gustari
Bagikan :