Ajamalus : Keberhasilan Organisasi Ditentukan Oleh Kerjamasama dan Kebersamaan

Ajamalus : Keberhasilan Organisasi Ditentukan Oleh Kerjamasama dan Kebersamaan
Bengkulu (Informasi dan Humas) 29/7-Keberhasilan suatu organisasi sangat ditentukan oleh adanya kerjasama dan kebersamaan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan fungsi dan kedudukannya. Kebersamaan dan kerjasama itu salah satunya dapat dibentuk dengan cara menjaga silaturrahim dan kekeluargaan di jajaran Kantor Kementerian Agama Bengkulu Tengah. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) Drs. H. Ajamalus, MH dalam sambutan dan pengarahannya pada acara buka bersama pejabat dan pegawai dijajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Benteng beberapa waktu yang lalu (23/7). Acara buka bersama yang dilaksanakan di Kantor Kemenag Benteng ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Bengkulu, Kabag Tata Usaha, Kabid Urais dan Pembinaan Syari’ah, Kepala Subbag Humas dan Informasi, Kepala Subbag Umum, Pejabat dan pegawai dijajaran Kantor Kemenag Benteng, Kepala Madrasah, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan, Ormas Islam, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam Kabupaten Benteng. Kepala Kemenag Benteng menjelaskan, bahwa tujuan diadakan buka bersama ini adalah untuk memperkokoh ukhuwah Islamiyah, menjalin silaturrahim, sehingga terwujud kebersamaan dan kerja sama yang baik dalam menjalankan tugas sehari-hari. Disamping itu kegiatan ini dimaksudkan untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar. Hal ini disadari bahwa kesuksesan jajaran Kementerian Agama Kabupaten Benteng dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sangat ditentukan adanya kerja sama dengan semua komponen masyarakat Benteng, baik Ormas Islam, tokoh agama, tokoh masyarakat serta Pemerintah Daerah setempat. Sebelum buka puasa diadakan Tausiyah Agama yang disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Bengkulu Drs. H. Mulya Hudari, M.Pd. Kabag TU dalam Tausiyahnya mengatakan bahwa salah satu indicator keberhasilan ibadah puasa adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan diri dari hal-hal yang tidak terpuji, tumbuh sifat jujur, disiplin dan bertanggung jawab dalam dirinya, serta mempunyai sifat toleransi antar sesama yang dilandasi nilai-nilai kasih dan sayang. Penulis : Rully (B) Penulis : H.Nopian Gustari
Bagikan :