Pisah Sambut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lebong

Pisah Sambut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lebong
Bengkulu (Informasi dan Humas) 10/7- Bertempat di halaman Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebong, Senin, (8/7) diselenggarakan Pisah sambut antara pejabat lama, Drs. H. Mulya Hudori, M.Pd, yang dimutasikan menjadi Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu dengan Pejabat baru, Drs.H.Tasri, MA,yang sebelumnya menjabat Kapala bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu. Acara pisah sambut tersebut dilaksanakan setelah pada tanggal 20 Juni 2013 lalu dilaksanakan pelantikan pejabat eselon III di Aula Kantor Kementerian Agama Provinsi Bengkulu oleh Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Drs.H.Suardi Abbas,SH,MH. Turut hadir dalam kesempatan itu Bapati Kabupaten Lebong, H.Rosjonsyah,S.IP, M.Si. selain itu turut hadir Asisten III, Kepala Inspektorat Daerah, Forum komunikasi pejabat daerah Kabupaten Lebong, Kepala Madrasah negeri dan swasta, kepala KUA, tokoh masyarakat, perwakilan Penyuluh Agama Honorer (PAH) ketua Ormas Islam serta undangan lainnya. Sebelum acara penyerahan dokumen, acara diawali dengan acara seremonial dan dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan siang bersama. Pada kesempatan tersebut juga sekaligus dilaksanakan serah terima Ketua Darma Wanita yang lama Dra.Karyati Mulya Hudori kepada yang baru Leni Harlina Tasri. Dalam sambutannya Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Bengkulu yang diwakili Oleh Kabid Pendis mengucapkan terimakasih kepada Bupati atas bantuan dan dukungannya atas program-program dibidang keagamaan. Dalam kesempatan itu pula Kabid Pendis juga meminta kepada Bupati supaya mengikutsertakan guru-guru Madrasah dalam pembinaan yang diselenggarakan Pemda dalam rangka meningkatkan kualitas SDM Kemenag Kab.Lebong. Sementara itu Bupati Lebong dalam sambutannya menyambut baik apa yang disampaikan Ka.Kanwil melalui ibu Kabid selama hal tersebut tidak menyalahi aturan, kemudian disamping itu walaupun jadwal bupati sangat padat tetapi tetap menyempatkan hadir pada acara pisah sambut ini karena mengingat sejarah proses untuk menjadi bupati tidak lepas dari dukungan dari kementerian Agama yang tidak mungkin untuk dilupakannya. Acara ditutup dengan bernyanyi bersama dan jabat tangan antara pejabat lama dan baru serta para undangan. Penulis : Olik Nurholik,S.Ag Editor : H.Nopian Gustari
Bagikan :