Hadapi UN, Siswa MAN Ipuh Mendapat Siraman Rohani

Hadapi UN, Siswa MAN Ipuh Mendapat Siraman Rohani
Bengkulu (Informasi dan Humas) 28/3- Sebagai upaya untuk meningkatkan semangat serta motivasi Siswa/i Kelas dua belas MAN Ipuh, Kabupaten Mukomuko, dalam menghadapi Ujian Akhir Madrasah (UAM) dan Ujian Nasional (UN), sebanyak 66 Siswa/i MAN Ipuh mendapat siraman rohani, Selasa (26/3). Menurut Kepala Madrasah Aliyah Negeri Ipuh Nursyamsiah,M.Pd, Memang tidak mudah bagi siswa siswi kelas duabelas dalam menghadapi tiga tahapan Ujian mulai dari UAMBN, UAM dan terakhir nanti Ujian Nasional tanpa adanya dukungan dari keluarga, sekolah dan ditambah dengan siraman rohani seperti yang dilakukannya saat ini. "Saya kira memang tidak mudah bagi siswa/i dalam menghadapi ujian ini, makanya saya berinisiatif untuk memberikan siraman rohani bagi siswa/i MAN Ipuh dan kebetulan bapak Rizkan melakukan monitoring kesini," ujarnya. Berdasarkan pantauan, Usai melaksanakan ujian Akhir Madrasah, Siswa-siswi Madrasah Ipuh dikumpulkan di Mushola Madrasah dan mendapatkan siraman rohani dari ustad Drs.H.Rizkan,M.Pd yang merupakan ustad yang menjabat sebagai kasi Kesiswaan Bidang Madrasah Kanwil Kementerian Agama Propinsi Bengkulu. Setelah mengenalkan dirinya Bapak Rizkan menyampaikan kepada siswa kelas Dua Belas bahwasannya Ujian Nasional ini selalu berubah dari tahun ke tahun, semua itu dilakukan pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan agar mampu bersaing dengan negara tetangga. "Ditengah zaman globalisasi ini kita harus mempunyai skill atau kemampuan agar kita tidak tertindas dan tergilas oleh roda kemajuan zaman," tegasnya. Beliau juga mengumpamakan kesuksesan itu seperti gula, manis dan banyak yang menyukainya dan banyak semut yang akan mengerumuninya, seperti itu juga kalau kita sukses banyak orang yang akan memberi tawaran pekerjaan kepada kita sampai tawaran menjadi menantupun akan kita dapatkan ujarnya yang diiringi oleh tawa dari seluruh siswa. "Selain belajar jangan lupa berdoa kepada Allah karena atas kuasanya semua dapat terjadi, berdoa agar kita diberi kemudahan dalam menghadapi Ujian Nasional ini,jangan hanya belajar saja tetapi berdoa sambil berusaha," tambahnya. Setelah Acara pemberian arahan selesai, dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Bapak Rizkan, M.Pd dan salam-salaman antara siswa dengan Bapak Rizkan dan kepada dewan guru. Penulis : Reni Molina/JJ Editor : H.Nopian Gustari
Bagikan :