Ka.Kanwil Bengkulu Lakukan Kunjungan Ke Madrasah Swasta

Ka.Kanwil Bengkulu Lakukan Kunjungan Ke Madrasah Swasta
Bengkulu (Humas) 30/1 - Sebagai langkah untuk meningkatkan silaturahmi dan mengetahui persoalan yang dihadapi Madrasah khususnya Madrasah Swasta di Kota Bengkulu, Ka.Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, H.Suardi Abbas,SH,MH yang didampingi Kasubbag Humas dan Informasi, H.Nopian Gustari, JH,S.Pd.I,M.Pd.I lakukan kunjungan ke MIS Al-Islam di Kelurahan Sumber Jaya, Pulau Baai Kota Bengkulu, Rabu. Dalam kunjungan itu selain melihat kondisi dan persoalan yang dihadapi Madrasah Swasta, Ka.Kanwil juga memberikan pembinaan dalam apel pagi di Madrasah itu, dimana Ka.Kanwil meminta kepada kepala sekolah dan tenaga pengajar untuk tetap meningkatkan kualitas mengajarnya, karena jika sudah berkualitas Madrasah Swasta tidak kalah dengan Madrasah-madrasah atau sekolah negeri pada umumnya. "Persoalan utama untuk madrasah swasta saya kira terkait masalah dana, kurangnya ruang belajar, kurangnya tenaga pengajar dan masih banyak lagi, namun saya berharap untuk bersabar dan tetap memberikan pendidikan terbaik bagi anak didik," ujarnya. Lebih lanjut ia juga menuturkan bahwa, dengan mengedepankan kualitas pendidikan, terbukti Madrasah Al-Islam di Kelurahan Sumber Jaya saat ini memiliki siswa mencapai 500 siswa lebih dan hal itu tentunya menjadi catatan serius pagi pemerintah khususnya Kementerian Agama. "Dengan Siswa sebanyak ini saya kira suda menjadi salah satu indikator bahwa minat masyarakat dan kualitas pendidikan disekolah ini sangat baik," ujarnya. Setelah melaksankaan apel pagi di Madrasah swasta Al-Islam, Ka.Kanwil Juga melakukan kunjungan pada Madrasah Al-Maani yaitu salah satu madarasah swasta di Kota Bengkulu yang kondisinya sangat memprihatinkan, terutama kurangnya penyediaan sarana dan prasarana sekolah. Ditempat tersebut, ia mengaku prihatin dengan kondisi madrasah dan berharap pada tahun ini atau tahun depan sekolah tersebut bisa mendapatkan anggaran untuk dibangun atau diberi bantuan berupa kelengkapan sekolah. "Saya tidak berjanji namun mudah-mudahan pada tahun ini ada anggaran untuk memberikan bantuan pada sekolah ini dan saya berharap bapak ibu tetap semangat dan bersabar dengan kondisi yang ada saat ini," ujarnya. Berdasarkan kunjungan tersebut, terlihat bahwa Madrasah Al-Maani dengan jumlah siswa mencapai 90 lebih itu hanya memiliki tiga ruang belajar yang diberi sekat berupa kain dan teriplek dan dan bila terjadi hujan maka air akan masuk karena didingnya hanya berupa kain.(JJ)
Bagikan :