PPG Daljab 2025 mulai bergulir, 631 Guru PAI Bengkulu Lolos Verifikasi Administrasi

Kakanwil Kemenag ketika membuka pembinaan bagi Kasi pendidikan agama Islam, dan seluruh operator EMIS dan SIAGA Kemenag Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu, di Aula Kanwil. Senin, (24/2/2025).

BENGKULU (HUMAS) --- Program pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam Dalam Jabatan (PAI Daljab) 2025 sudah mulai bergulir. Khusus di Provinsi Bengkulu, sebanyak 631 guru PAI dinyatakan lolos verifikasi administrasi.

Hal ini ditegaskan Kakanwil Kemenag Dr. H. Muhammad Abdu.,S.Pd.,I,M.M didampingi Kabid PAKIS Dr. H. Junni Muslimin.,MA. ketika membuka pembinaan bagi Kasi pendidikan agama Islam, dan seluruh operator EMIS dan SIAGA Kemenag Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu, di Aula Kanwil. Senin, (24/2/2025).

Dari 631 orang tersebut terdiri dari, 198 dari Kota Bengkulu, 53 orang dari Kabupaten Bengkulu Utara, 72 dari Bengkulu Selatan. Kemudian 110 dari Rejang Lebong, 36 orang dari Kabupaten Mukomuko. Selanjutnya 87 dari Seluma, 18 orang dari Kabupaten Kaur, 14 orang dari Kepahiang.19 orang dari Lebong dan 24 orang dari Bengkulu Tengah.

‘’Saya meminta bagi calon peserta PPG tahun 2025 angkatan I yang telah dinyatakan lolos verifikasi adiministrasi, agar segera mendaftarkan diri pada Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) masing - masing, sesuai dengan yang disiapkan melalui akun SIAGA masing-masing,'' pinta Kakanwill. 

Terkhusus kepada operator EMIS dan SIAGA serta Kepala Seksi PAIS di Kemenag Kabupaten/Kota, Kakanwil meminta agar benar-benar mengoptimalkan pendataan PPG daljab tersebut.

“Tolong bantu kelancaran para peserta dalam mendapatkan dan mengikuti program ini. Karena peran operator EMIS dan SIAGA sangat besar,'' lanjut Muhammad Abdu.

Menurut Kakanwil, Pemerintah menggulirkan program ini agar dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan agama di sekolah-sekolah, serta meningkatkan profesionalisme guru dalam menjalankan tugasnya.

‘’Program ini juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan guru,’’ tegasnya.

Sementara itu dikesempatan yang sama, Kabid PAKIS Dr. H. Junni Muslimin.,MA dalam laporannya memaparkan bahwa, data guru PAI yang lolos verifikasi administrasi tersebut adalah jumlah kuota yang sudah ditentukan oleh Kemenag RI.

‘’Dengan mempertimbangkan kebutuhan guru secara nasional, kapasitas dan ketersediaan anggaran pemerintah. Dimana ada dua sumber dalam pembiayaan pada program ini. Yakni melalui APBD dan bersumber dari APBN,'' jelas Junni Muslimin.  

Hanya saja, dari 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu baru 4 Kabupaten yang siap membiayai PPG tahun 2025. Yakni Kabupaten Kaur, Bengkulu Tengah, Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Bengkulu Selatan, serta Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu.

‘’Itupun statusnya masih diajukan. Mudah-mudahan semua daerah di Kabupaten/Kota lainnya sudah mengajukan bahkan anggarannya sudah tersedia. Yang jelas kita berharap, kepada seluruh peserta agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,'' harapnya.

''Sehingga dapat memperoleh wawasan dan keilmuan dalam hal Pedagogik, untuk menjadikan guru yang profesional dan harapan pemerintah dapat terwujud,'' demikian Junni.

 

 


TERKAIT

Wilayah LAINNYA